Berita & Acara

MERIAH DAN PENUH WARNA, PERAYAAN CAP GO MEH DI PANTJORAN PIK RAYAKAN KEBERAGAMAN BUDAYA

Mar 12, 2026

MERIAH DAN PENUH WARNA, PERAYAAN CAP GO MEH DI PANTJORAN PIK RAYAKAN KEBERAGAMAN BUDAYA

Perayaan Cap Go Meh di kawasan Pantjoran PIK tahun ini berlangsung meriah dan penuh warna. Selama dua hari, pada 7 dan 8 Maret 2026, kawasan yang dikenal dengan nuansa oriental tersebut dipadati pengunjung yang datang untuk menyaksikan berbagai pertunjukan budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi serta indahnya akulturasi budaya di Indonesia.

Sejak sore hari, suasana di Pantjoran PIK sudah terasa semarak. Dekorasi khas Tiongkok yang menghiasi kawasan berpadu dengan arsitektur tematik menghadirkan atmosfer perayaan yang hangat dan penuh semangat. Pengunjung dari berbagai latar belakang tampak menikmati setiap sudut acara, menjadikan momen Cap Go Meh sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan budaya, tradisi, dan masyarakat.

Rangkaian acara dibuka dengan parade Warrior Princess oleh Batavia PIK Crew yang langsung menyita perhatian pengunjung. Dengan kostum yang memukau serta aksi teatrikal yang energik, parade ini menghadirkan sentuhan dramatis yang membuat suasana semakin hidup dan memikat.

Tak lama berselang, pertunjukan barongsai keliling mulai menghibur pengunjung di berbagai sudut kawasan. Dentuman tambur yang khas, gerakan lincah barongsai, serta tarian tradisional yang ditampilkan menghadirkan semangat keberuntungan dan harapan baru yang menjadi simbol penting dalam perayaan Cap Go Meh. Atraksi liong yang enerjik juga menjadi magnet tersendiri, mengundang sorak sorai pengunjung yang memadati area pertunjukan.

Memasuki malam hari, kemeriahan semakin terasa melalui penampilan musik Manyao serta live music spesial yang menghadirkan suasana meriah namun tetap hangat. Antusiasme pengunjung memuncak saat penyanyi Venny Zhang tampil di atas panggung, membawakan sejumlah lagu yang membuat pengunjung ikut bernyanyi dan menikmati malam perayaan bersama.

Tak hanya menyajikan hiburan seni dan budaya, perayaan Cap Go Meh di Pantjoran PIK juga menghadirkan sesi Meet & Greet bersama Ming2 Ling2 yang digelar selama dua hari. Kegiatan ini disambut antusias oleh pengunjung, terutama keluarga dan anak-anak yang ingin berinteraksi langsung serta mengabadikan momen kebersamaan.

Tidak hanya sebatas perayaan, Cap Go Meh di Pantjoran PIK menjadi cerminan harmoni budaya yang hidup di tengah masyarakat. Tradisi Tionghoa yang ditampilkan berpadu dengan semangat kebersamaan masyarakat Indonesia yang beragam, menciptakan pengalaman budaya yang penuh makna.

Selain rangkaian acara spesial Cap Go Meh, Pantjoran PIK juga secara rutin menghadirkan berbagai aktivitas komunitas yang memperkaya kehidupan budaya di kawasan ini. Live music hadir setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu pukul 20.00 WIB. Komunitas Mahjong berkumpul setiap Sabtu pukul 16.00 WIB, sementara komunitas Wing Chun berlatih setiap Rabu pukul 18.00 WIB, memperkuat identitas Pantjoran PIK sebagai ruang interaksi budaya yang terus hidup.

Gemuruh tabuhan tambur, liukan barongsai, serta sorak sorai pengunjung pun menutup perayaan Cap Go Meh tahun ini dengan penuh kemeriahan. Pantjoran PIK kembali membuktikan perannya bukan hanya sebagai destinasi wisata tematik, tetapi juga sebagai ruang budaya yang merayakan keberagaman, menjaga tradisi, serta menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi masyarakat.