Berita & Acara

SEMANGAT PEH CUN MENGHIDUPKAN HARMONI DAN KEBERSAMAAN DI KAWASAN PIK

Jun 24, 2026

SEMANGAT PEH CUN MENGHIDUPKAN HARMONI DAN KEBERSAMAAN DI KAWASAN PIK

Perayaan Peh Cun atau Duan Wu Jie tahun 2026 berlangsung meriah di kawasan PIK melalui berbagai kegiatan yang juga memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi. 

Di Pantjoran PIK, Bacang Fest 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni 2026 menghadirkan pengalaman budaya, kuliner, dan hiburan keluarga yang terinspirasi dari tradisi Peh Cun. Selama tiga hari, pengunjung diajak mengenal lebih dekat makna perayaan melalui beragam aktivitas seperti mencicipi aneka bacang Nusantara, mengikuti workshop budaya, menikmati pertunjukan musik, hingga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan interaktif yang edukatif.

Salah satu program unggulan festival ini adalah Kompetisi Bacang yang diikuti oleh 15 UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para pelaku usaha yang terus menjaga dan melestarikan warisan kuliner bacang. Lima pemenang kompetisi, yaitu Ang Huat Kembang Jaya, Bacang JJL, Hao Kitchen, Bacang Lotus, dan Bacang Oma Lili, turut hadir melalui stand khusus selama festival berlangsung.

“Bacang Fest 2026 kami hadirkan sebagai perayaan yang menghubungkan budaya, komunitas, dan kreativitas. Selain menghadirkan berbagai pengalaman yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga, kami juga ingin memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan kekayaan cita rasa bacang Nusantara,” ujar Stephanus Adrianta, Operational Manager Pantjoran PIK.

Festival ini juga mendapat dukungan dari Galeri Budaya Tionghoa Indonesia (GBTI) yang menghadirkan berbagai program edukatif seperti Bacang Tasting, Chinese Calligraphy Workshop, Bacang Treasures, hingga Decorate Your Own Dragon Boat. “Melalui berbagai aktivitas yang interaktif dan edukatif, kami ingin memperkenalkan tradisi Peh Cun dengan cara yang lebih dekat dan relevan bagi masyarakat masa kini,” ujar Mitha Budhyarto, Kurator GBTI.

Semangat yang sama juga terasa di Riverwalk Island melalui penyelenggaraan Festival Duan Wu Jie 2026 di Kelenteng Tian Fu Gong pada Sabtu, 20 Juni 2026. Festival yang memperingati sosok Qu Yuan, tokoh bijaksana yang dikenal karena kesetiaan dan pengabdiannya kepada rakyat serta negara, hadir dengan tema “Bersatu dalam Tradisi, Berbagi dalam Kebersamaan, dan Merayakan Keberagaman.”

Perayaan ini menjadi sangat istimewa karena melibatkan umat dari berbagai kelenteng di Jabodetabek yang bersama-sama membuat 1.500 bacang halal untuk dibagikan secara gratis kepada ribuan pengunjung yang hadir, termasuk jamaah Masjid Al-Ikhlas. Ribuan pengunjung yang hadir turut merasakan semangat berbagi yang menjadi esensi utama perayaan tersebut.

Bukan hanya tradisi, kegiatan ini menjadi simbol nyata harmoni antarumat beragama. Setiap bacang yang dibagikan membawa pesan persatuan dan kepedulian, menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan yang menyatukan masyarakat.

Keberadaan Kelenteng Tian Fu Gong yang berdampingan dengan Masjid Al-Ikhlas PIK dan Rupang Si Mian Fo di kawasan Riverwalk Island semakin mempertegas konsep kawasan ini sebagai ruang yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan. Dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, perayaan Duan Wu Jie tidak hanya menjadi momen pelestarian budaya, tetapi juga jembatan yang mempererat hubungan antar komunitas.