Berita & Acara
PANI CATAT MARKETING SALES RP 1,9 TRILIUN, CAPAI 45% DI SEMESTER PERTAMA 2026
Jul 31, 2026
Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (“PANI”) merupakan salah satu pengembang properti terkemuka yang berlokasi di kawasan strategis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), sebuah kota mandiri modern berskala besar yang membentang di kawasan pesisir utara Jakarta hingga Banten. Didukung konektivitas prima menuju Bandara Soekarno-Hatta via Tol KATARAJA, PANI terus berinovasi menghadirkan kawasan hunian dan komersial modern yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Pertumbuhan kawasan yang pesat serta portofolio proyek yang solid menjadikan PANI sebagai pilihan investasi jangka panjang yang menjanjikan, baik bagi investor ritel maupun institusi, lokal hingga mancanegara.
Menutup semester pertama tahun 2026, PANI berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 1,9 triliun atau setara 45% dari total target tahunan perusahaan, dan meningkat sebesar 66% secara tahunan. Dibandingkan semester pertama 2025, pertumbuhan marketing sales PANI tahun ini menunjukan hasil yang lebih baik, pencapaian ini menjadi cerminan posisi PANI sebagai salah satu pengembang kawasan dengan ekosistem terintegrasi terdepan di Indonesia. Di tengah kondisi ekonomi yang diakibatkan oleh tantangan global saat ini yang menyebabkan lonjakan inflasi bahan pokok terutama BBM, serta sikap konsumen yang semakin selektif, PANI membuktikan resiliensinya dengan mempertahankan performa pertumbuhan yang solid, didorong dengan beragam produk serta ekosistem kawasan terpadu PIK2 yang semakin matang dan bernilai tinggi.
Keberhasilan PANI dalam mencatatkan marketing sales yang masih sejalan dengan ekspektasi manajemen pada paruh pertama tahun 2026 ini, terutama ditopang oleh permintaan yang konsisten pada segmen residensial, yang tetap menjadi motor utama penjualan atas kepercayaan pasar yang kuat terhadap kualitas hunian PANI. Kontribusi berkelanjutan dari proyek-proyek andalan seperti Pasir Putih Residence khususnya Okinawa and Villa Pasir Putih 5, Pasadena Spring, Rumah Milenial, Padma, Sapporo Residence, Pantai Bukit Villa, dan Bukit Nirmala.
Sementara itu, segmen kaveling tanah komersial juga ikut memberikan kontribusi dan menunjukkan minat para penanam modal terus bertambah seiring dengan pengembangan komersial strategis di seluruh kawasan PIK2. Pengembangan landmark oleh pihak ketiga juga ikut mendukung kemajuan atas kawasan CBD PIK2 diantaranya adalah gedung Bank Mandiri yang sudah beroperasi dan yang akan beroperasi Bank BNI, menjadikan kawasan tersebut menjadi pusat bisnis dan komersial yang terkemuka. Sementara untuk segmen produk komersial dikontribusikan oleh produk-produk antara lain Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rukan Lau Pa Sat, dan Rukan Marina Bay.
Ke depan, prospek pertumbuhan kawasan PIK2 semakin diperkuat oleh meningkatnya utilitas dan acara-acara yang diselenggarakan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), dimana terdapat 55 event yang sudah diadakan di NICE semenjak beroperasinya pada Agustus 2025 lalu. Contoh event besar yang pernah diadakan di NICE seperti Livin’ Fest 2025 present by Bank Mandiri pada Oktober 2025 dan Java Jazz Festival 2026 pada Mei 2026 . NICE saat ini merupakan salah satu lokasi yang dipercaya sebagai tempat diadakannya acara dan exhibition terkemuka di Indonesia terutama di Jakarta. Di sisi lain, pembukaan akses Tol KATARAJA turut meningkatkan konektivitas langsung dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke kawasan PIK2. Fasilitas yang lengkap ini diyakini akan semakin memperkuat traffic, aktivitas ekonomi, serta permintaan properti di seluruh ekosistem PIK2.
Dengan cadangan lahan sekitar 1.809 hektare, prominent market positioning yang kuat, serta keunggulan sebagai salah satu pengembangan kota pesisir modern berskala besar yang unik di Indonesia, PANI berada pada posisi strategis untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyampaikan pertumbuhan marketing sales 2026 yang mencapai angka Rp 1,9 triliun pada semester pertama 2026 dengan pencapaian sebesar 45% dari total target tahun 2026, menunjukan minat yang positif dan keberlanjutan dari konsumen terhadap hunian dan produk komersial yang disasar oleh PIK2. "Target sampai akhir tahun nanti PANI bisa menjual produk-produk properti yang diminati pembeli PIK2 sebesar Rp 4,3 triliun dan kami optimis target ini bisa tercapai karena serangkaian rencana kerja yang sudah dirancang menuju pembangunan berkelanjutan dan tentunya dengan perhitungan yang komprehensif. Dan prinsip kami juga agile terhadap perubahan di luar organisasi PIK2, dan menyesuaikan bisnis model supaya pengembangan kawasan PIK2 tetap berjalan sesuai rencana dan sustained. PANI berusaha untuk menunjukan bahwa dalam industri ini kami tetap bisa menjaga kepercayaan konsumen, tidak hanya melalui segmen produk namun juga peningkatan ekosistem kawasan. Dukungan infrastruktur seperti Tol KATARAJA serta kehadiran fasilitas kelas dunia seperti NICE yang semakin mengukuhkan ekosistem yang berkelanjutan dan menunjukan kawasan bergerak maju dengan kepastian yang teruji. Kami optimistis, fundamental kokoh ini akan terus mengawal PANI dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan dan pemegang saham,” ujar Sugianto Kusuma.